Recent Comments
    Categories
    March 2014
    M T W T F S S
    « Jan   Apr »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
    animasi panah asmara

    PERTEMUAN III
    MANAJEMEN STRATEGI
    PT GUDANG GARAM Tbk.

    NAMA : FITRI RACHMAD KARDIANI .H.
    NIM : 01112033
    PRODI : AKUNTANSI

    MANAGEMENT STRATEGY
    PT.GUDANG GARAM, TBK
    I.
    Pendahuluan
    PT Gudang Garam, Tbk adalah salah satu produsen rokok terkemuka di Indonesia yang
    mempunyai pangsa pasar paling besar. Menghasilkan lebih dari 70 miliar batang rokok pada
    tahun 2001 dan dikenal sebagai produsen rokok kretek berkualitas tinggi.
    Dilihat dari asset yang dimiliki, nilai penjualan, pembayaran pita cukai dan pajak kepada
    Pemerintah Indonesia, ditambah lagi dengan jumlah karyawannya,
    PT Gudang Garam Tbk merupakan perusahaan terbesar dalam industri rokok kretek
    di Indonesia. PT Gudang Garam telah mencatatkan sebagian sahamnya pada bursa saham.
    Salah satu keunikan yang dimiliki PT Gudang Garam Tbk dalam hal sumber
    dayamanusianya. PT Gudang Garam Tbk menerapkan prinsip padat karya sekaligus padat
    modal secara bersama-sama. Untuk memproduksi rokok yang berkualitas tinggi
    PT Gudang Garam Tbk harus menggunakan peralatan dan mesin
    yang canggih, yang berarti butuh pengadaan dengan modal besar. Disisi lain
    perusahaan mempunyai komitmen besar terhadap pemberdayaan sumber daya manusia.

    PT Gudang Garam Tbk memiliki jumlah karyawan lebih dari 41.000 orang yang tersebar di
    berbagai sektor pekerjaan. Kesuksesan Gudang Garam tidak lepas dari hasil kerja keras
    pendirinya, yaitu Surya Wonowidjojo yang pandai meramu racikan rokok kretek
    dengan prinsip bahwa setiap rokok kretek sejati haruslah “harum, gurih,
    dan nikmat”, yang kemudian menjadi slogan Gudang Garam. Filosofi Surya Wonowidjojo
    yang kemudian menjadi filosofi PT Gudang Garam Tbk
    sebagai dasar pertumbuhan perusahaan disebut Catur Darma Perusahaan, sebagai berikut:
    1. Kebahagiaan adalah memberikan kehidupan yang bermakna dan bermanfaat

    2. Kunci sukses adalah kerja keras, ketekunan, kejujuran, kesehatan dan iman
    3.Sukses dimungkinkan oleh peran dan kerjasama dengan orang lain.
    4.Karyawan adalah mitra usaha yang utama.

    Visi :
    Menjadi perusahaan besar yang terpandang, menguntungkan dan
    memiliki peran dominan dalam industri rokok domestik.
    Visi perusahaan Gudang Garam telah sesuai dengan beberapa persyaratan yang hendaknya dipenuhi oleh suatu pernyataan visi yaitu :

    – Berorientasi ke depan :
    PT Gudang Garam telah mencapai visinya pada saat ini karena PT Gudang Garam telah banyak dikenal masyarakat dan menjadi produk unggulan dalam masyarakat

    – Mengekspresikan Kreativitas :
    Gudang Garam telah banyak meluncurkan produk produk
    Baru yang lebih kreatif dan tetap terjamon mutunya.

    – Berdasarkan pada prinsip nlai yang mengandung penghargaan bagi masyarakat :
    Gudang Garam telah memberikan banyak sumbangsi dalam berbagai acara,serta memberikan beasiswa pada anak-anak yang kurang mampu tapi berprestasi.

    Misi :

    Menyediakan produk-produk inovatif bermutu tinggi yang memenuhi,
    bahkan melebihi harapan konsumen sekaligus memberikan manfaat bagi
    semua Stakeholder.

    Misi yang dibuat oleh PT G udang garam yang telah sesuai dengan yang diharapkan karena gudang garam selalu membuat trobosan produk baru yang kreatif,dan mudah dijangkau untuk semua kalangan masyarakat ,sehingga produk baru yang dikeluarkan telah cukup dikenal dan diminati oleh para masyarakat.

    1.1.
    Detil Produk
    1.1.1. Produk Dalam Negeri dan Luar Negeri
    Gambar

    Sigaret Kretek Klobot
    Manis,
    Rokok yang pertama diproduksi oleh Gudang Garam. Kekhasan racikan tembakau dan
    cengkeh yang asli dengan balutan kulit jagung tetap dipertahankan sebagai symbol sejarah
    kretek asli Indonesia. Saat ini, Rokok Klobot ditawarkan dalam 2 pilihan rasa yaitu Manis
    dan Tawar. Tersedia dalam kemasan 6 batang.

    Sigaret Kretek Klobot Tawar
    tersedia dalam kemasan isi 6 dan isi 12
    Taman Sriwedari Lurik
    Rokok kretek buata tangan yang satu ini adalah
    produksi khas Gudang Garam yang memiliki bentuk batang rokok dan kemasan yang unik.
    Walaupun tidak menyandang nama Gudang Garam pada mereknya,
    tetapi rasa dan aroma khas Gudang Garam tetap terasa
    GG Djaja,

    buatan tangan ini dibuat khusus bagi perokok yang tinggal di iklim tropis seperti Indonesia.
    Dikenal juga dengan sebutan Djaja Hijau, sesuai dengan warna bungkusnya. Merek rokok ini
    tersedia dalam
    GG Merah King Size
    (Soft Pack)

    buatan tangan dengan volume penjualan terbesar dan dipasarkan ke seluruh
    pelosok Indonesia. Racikan cengkeh dan tembakau

    GG Filter Surya,

    filter ini memang sengaja diciptakan untuk memenuhi kebutuhan
    pribadi-pribadi yang memiliki jiwa muda penuh gelora dan menyukai
    pilihannya menciptakan rasa dan aroma yang khas untuk rokok di kelasnya.
    Dikenal dengan nama Gudang Garam Merah, merek rokok ini tersedia
    dalam pilihan kemasan 12 dan 16 batang. Bungkusnya yang terbuat
    dari kertas tebal atau tipis juga disesuaikan dengan kebutuhan pasar masing- masing.
    beragam tantangan dalam hidupnya. Tak heran, Surya 12 dengan
    slogannya ‘Selera Pemberani” sudah diakui sebagai salah satu primadona rokok filter di
    Indonesia maupun di dunia internasional. Tersedia dalam kemasan 12 batang.
    GG Tanda Mata
    kretek buatan tangan ini diciptakan dengan ukuran
    batang dan kemasan yang unik. Gudang Garam Tanda Mata ini
    ditawarkan dengan isi 12
    GG Special deLuxe

    Rokok kretek ini merupakan cerminan kualitas premium hasil
    ciptaan tangan manusia yang dipasarkan untuk
    memenuhi selera dan kebutuhan perokoknya. Kemasan berwarna emas
    dengan isi 16 batang mempertegas tampilan eksklusif dari rokok ini.
    Taman Sriwedari Biru Lurik,
    ditawarkan dalam 2 pilihan rasa yaitu Taman
    Sriwedari Lurik dan Taman Sriwedari Biru
    Lurik. Keduanya tersedia dalam kemasan isi 12 batang.
    GG Filter International
    Merah,

    filter ini adalah rokok
    dengan penjualan tertinggi
    dibandingkan rokok kretek

    GG Filter Surya

    16 adalah merek rokok
    filter premium Gudang
    Garam yang paling sukses
    di kelasnya. Citra eksklusif Surya 16 merupakan pencerminan nyata dari sebuah kualitas bahan baku yang excellent, keahlian meracik tingkat tinggi, prestige dan kenikmatan merokok yang tiada duanya. Tersedia dalam kemasan 16 batang

    GG Filter International Merah,

    Kemasan isi 50 Batang ini menggunakan kaleng eksklusif

    1.2. Inovasi Produk

    1.2.1.Gudang Garam Merah (SKT)

    Untuk mengatasi daya beli customers yang tidak tertampung, perusahaan meluncurkan Gudang Garam Merah yang berisi 10 batang dalam bulan Februari 2003. Sebagai tambahan baru-baru ini Gudang Garam Merah memproduksi kemasan yang berisi 12 dan 16 rokok.
    Tema Gudang Garam Merah : ”Coba Merah ——- Meriah euy !” Gudang Garam Merah adalah rokok cengkeh non-filter dengan citra rasa terpercaya dan aroma: Harum, Gurih, Nikmat.

    1. Gudang Garam Surya Signature (SKM)

    Kemasan dengan 20 cigarette diluncurkan bulan September 2002 dengan tiga macam tipe, yaitu mild, menthol mild dan merah. Untuk menambah serinya, baru-baru ini Surya Signature mengeluarkan kemasan dengan 12 dan 16 rokok. Produksi dari Surya Signature difasilitasi oleh teknologi dan peralatan ultra modern dengan racikan yang sempurna dan citra rasa yang menyenangkan. Kemasannya merupakan kombinasi warna, rseni dan mencerminkan kualitas yang tinggi

    2.1.Analisa PT. Gudang Garam

    2.1.1. Analisa Internal

    1. Produk/Jasa :

    Strength :
    a. Pangsa pasar Gudang Garam pada tahun 1997 mencapai hampir 48%
    b. Akhir tahun 2000 total produk yang terjual sekitar 74 miliar batang rokok
    c. Gudang Garam mendistribusikan produknya pada sekitar 450.000 outlet melalui tiga distributor utama yang dimilikinya

    Weakness :
    a. Produk innovative kurang cepat, khususnya untuk masuk dan bersaing dengan munculnya rokok mild yang muncul pada tahun 1990-an
    b. Sejak tahun 1997 tidak mengalami perkembangan yang berarti dan terus stagnan karena harga jual eceran yang terus meningkat karena kenaikan harga bahan baku dan meningkatnya pajak pemerintah.

    2. Pemasaran dan Distribusi

    Strength :

    Pelayanan yang fokus
    a. SKM untuk melayani kelas menengah dan atas
    b. SKT untuk melayani segmen kelas menengah
    c. SKL untuk kelas menengah dan bawah.
    d. Kualitas rasa menjadi fokus utama dan dikomunikasikan melalui positioning statement ”Pria Punya Selera”, dengan tujuan untuk mempertahankan loyalitas konsumen.
    e. Sponsorship pada berbagai kegiatan, mulai olah raga sampai dengan pagelaran musik.
    f. Saluran distribusi dengan jangkauan luas.

    3. R & D
    Strength :
    a. Kontrol kualitas dilakukan pada setiap tahapan produksi, didukung sistem komputerisasi terpadu, mulai dari penelitian kualitas bahan baku sampai dengan pengukuran akurasi kadar tar dan nikotin

    Weakness :
    a. Lamanya proses pengembangan dan riset rokok mild untuk mendapatkan rasa dan racikan yang pas.
    b. Kurangnya kemampuan SDM dalam melakukan penelitian dan pengembangan.
    c. Keputusan yang lambat untuk memulai pengembangan SKM rendah tar dan nikotin.

    4. Keuangan
    Weakness :
    a. Laba perusahaan sejak tahun 1999 tidak mengalami pertumbuhan

    5. Organisasi
    Strength :
    a. Memiliki filosofi manajemen yang ditanamkan pada setiap karyawan, yaitu Catur Darma
    b. Melakukan ekspansi usaha pada beberapa sektor industri, yaitu industri perhotelan, produksi kertas rokok, perdagangan kimia, properti, dsb. Diversifikasi usaha lebih fokus pada usaha yang sejenis.
    c. Sudah mencapai tahap global dengan sistem waralaba

    2.1.2. Analisa Eksternal

    1. Pesaing
    Threat :
    a. Beberapa perusahaan rokok ramai memainkan perannya dalam merebut pasar rokok rendah tar. Dimulai dari perusahaan rokok Sampurna dengan A-Mild, Djarum dengan LA, Bentoel dengan Star-Mild. Wismilak-Lights, ditambah lagi dengan masuknya para pemain baru di industri pasar rokok mild.

    2. Konsumen
    Opportunity :
    a. Adanya segmen market tertentu yang loyal dengan merk-merk

    tertentu yang terjamin kualitasnya dan sudah pas dengan cita rasa yang diberikan.
    b. Multi segmen, Gudang Garam mempunyai produk untuk berbagai segmen pasar.
    c. Threat :
    d. Persaingan harga dengan meningkatnya harga jual eceran, yang disebabkan oleh
    o Naiknya harga bahan baku dan langkanya persediaan cengkeh
    o Kenaikan cukai rokok
    e. menyebabkan daya beli konsumen menurun. Harga menyamai produk premium.
    f. Perokok baru masuk dalam industri rokok mild.

    3. Teknologi
    Threat :
    a. Kemajuan teknologi menyebabkan Gudang Garam harus terus berpacu mengikuti arus perkembangan teknologi.

    4. Politik, Hukum dan Pemerintah
    Threat :
    a. Adanya peraturan pemerintah Republik Indonesia no 38 tahun 2000 tentang pengamanan rokok bagi kesehatan, menyebabkan ruang gerak produsen rokok semakin terbatas untuk melakukan kegiatan promosi.
    b. Krisis ekonomi yang melanda Asia pada 1997 menyebabkan adanya pembatasan dari pihak perbankan terhadap pemberian fasilitas kredit baru kepada perusahaan-perusahaan di Indonesia.
    c. Kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga jual eceran rokok melalui kenaikan cukai rokok sebanyak 3 kali.
    5. Ekonomi
    a. Penarikan saham dengan jumlah besar berdampak pada menurunnya nilai saham Gudang Garam.
    b. Adanya restrukturisasi utang sindikasi yang harus dibayar lunas oleh anak perusahaan Gudang Garam, yaitu PT Surya Pamenang sebagai dampak krisis moneter.

    3. Problem Statement
    a. Gudang Garam dianggap ketinggalan dalam menginovasi produk-produk baru, sehingga mulai dikejar oleh pesaing dekatnya seperti HM Sampoerna dan Djarum Kudus.
    b. Tanpa adanya inovasi yang menghasilkan produk-produk baru, maka cepat atau lambat sumber pendapatan dan produk lama akan terkikis habis.
    c. Bisnis keluarga seperti Gudang Garam, khususnya di Asia sering minim inovasi, karena :
    o Dijalankan secara musyawarah, pendapat yang berbeda kurang mendapat kesempatan untuk didengar.
    o Anggota keluarga yang aktif menjalankan bisnis umumnya sudah terlatih dengan cara-cara menjalankan bisnis sebelumnya. Mengubah cara berpikir bukanlah hal yang mudah.
    o Bisnis keluarga tidak menyediakan tempat berkembang yang baik untuk para profesional.

    2.1.3. Strategy Choices
    Dengan menggunakan analisa SWOT diperoleh Strategy Choices sebagai berikut :

    1. Memperkuat serta mempertahankan segmen pasar yang ada.
    2. Mempercepat waktu inovasi produk agar dapat bersaing.
    3. Ikut terjun dalam produk-produk yang sekarang dilakukan para pesaing.
    4. Mempertahankan kepercayaan masyarakat melalui produk yang berkualitas dengan cita rasa yang
    pas.

    2.1.4.Strategy Implementation
    1. Untuk memperkuat dan mempertahankan segmen pasar maka perlu dilakukan
    • R&D untuk mendapatkan cita rasa yang pas
    • Melakukan inovasi produk.
    2. Untuk meningkatkan waktu inovasi maka perlu dilakukan
    • Meningkatkan efektivitas kerja
    • Short time for innovation, akan menekan cost, sehingga didapat efisiensi
    3. Ikut terjun dalam produk-produk yang sekarang dilakukan pesaing, yaitu dalam memproduksi rokok rendah tar dan endah nikotin, untuk meraih segmen pasar perokok baru.

    Gudang Garam Saat Ini :
    PT Gudang Garam merupakan salah satu produsen rokok kretek terkemuka yang menguasai pangsa pasar terbesar di Indonesia dan dikenal sebagai produsen rokok kretek yang bermutu tinggi. Dilihat dari aset yang dimiliki, nilai penjualan, pembayaran pita cukai, dan pajak pada Pemerintah Indonesia, serta jumlah karyawan, PT Gudang Garam merupakan perusahaan terbesar dalam sektor industri rokok kretek di Indonesia. PT Gudang Garam pun telah mencatatkan sebagian saham-sahamnya di lantai bursa.

    TAKTIK GUDANG GARAM SAAT INI :
    PT Gudang Garam saat ini telah banyak membuka anak cabang di berbagai daerah.ini merupakan tujuan gudang garam Agar lebih dapat dikenal oleh pelosok daerah yang dapat mempengaruhi penjualan rokok tersebut .

    Leave a Reply